Cerita Apaw

Mari kita berkenalan dengan seorang murid PAUD CB yang bernama Septian Fauzi atau yang lebih dikenal dengan nama Apaw. Dia berumur 5 tahun dan merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Apaw orangnya pendiam dan karena itu dia memerlukan waktu yang agak lama untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Saat ini setelah kelas berjalan selama satu bulan lebih kelihatannya Apaw juga masih belum menemukan teman bermain yang cocok dari anak-anak satu kelasnya. Namun ada satu kemajuan yang diamati oleh ibu Apaw. Dia memperhatikan bahwa ketika berada di rumah sendirian anaknya menyanyikan kembali lagu-lagu yang dipelajari di kelas. Ibu Apaw senang dengan kemajuan kecil ini. Selain itu sekarang Apaw sudah berani belajar di kelas walaupun ibunyanya tidak menemaninya lagi di dalam kelas. Sebelumnya, dia harus melihat ibunya berada di dalam kelas.

Keluarga Apaw tinggal di kota Bogor sekitar 300 meter dari lokasi PAUD Cinta Baca. Kedua orangtua Apaw mencari nafkah dengan menjalankan usaha pembuatan tempe yang oleh ayah Apaw dijual langsung ke warung-warung dan rumah-rumah di sekitar kelurahan tempat tinggal mereka. Proses pembuatan tempe tersebut dilakukan di dapur dan ruang tamu mereka yang sederhana. Selain mengurus rumah dan anak-anaknya, ibu Apaw yang bernama Mumun juga giat membantu suaminya dalam proses pembuatan tempe ini.  Ibu Mumun dan suaminya telah menjalankan usaha ini selama  15 tahun dan merupakan satu-satunya sumber mata pencaharian keluarga mereka saat ini.

Mereka bekerja keras setiap hari. Proses pembuatan tempe biasanya dimulai dari pukul 3 sore dan selesi pada pukul 10 malam. Penjualan produk dilakukan oleh ayah Apaw dengan menggunakan gerobak dorong  setiap pagi mulai pukul 6 sampai sekitar jam 12 siang. Dengan bekerja keras seperti itu mereka mendapat penghasilan yang hanya cukup untuk biaya sandang dan pangan untuk keluarga. Namun keluarga mereka bersyukur karena melalui usaha pembuatan tempe mereka bisa menyekolahkan dua orang anak mereka yang tertua ke SMEA dan STM. Saat ini kedua anak tersebut sedang menganggur dan berusaha untuk mencari pekerjaan sehingga bisa meringankan beban kedua orang tua mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *